Tag

, , , , , ,

(Tentena, 28/6) Direktur Operasi PLN Indonesia Timur, Vickner Sinaga, Kamis (28/6), meresmikan pengoperasian PLTM Sawidago I (1 x 500 kilo Watt) yang berlokasi di Tentena, Kabupaten Poso dan PLTM (IPP) Hek II (2 x 750 kilo Watt) yang berlokasi di Kabupaten Luwuk, kedua PLTM tersebut semuanya berada di Propinsi Sulawesi Tengah.

DIROP PLN Indonesia Timur, Vickner Sinaga (paling kanan) usai penandatanganan prasasti peresmian PLTM Sawidago 1 (500 kW) & PLTM Hek 2 IPP (2 x 750 kW), Kamis (28/6) di Tentena, Sulawesi Tengah.

Acara peresmian tersebut, turut disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Poso, Samsuri, yang mewakili Pemerintah Daerah dan Masyarakat kabupaten Poso, Kepala Divisi Transmisi PLN Indonesia Timur, Widodo Mulyono, General Manager PLN Wilayah Suluttenggo, Santoso Januwarsono, Kepala Pusat Pemeliharaan Ketenagalistrikan (Pusharlis) PLN, Budi Susanto.

Dengan beroperasinya PLTM Sawidago I dengan kapasitas 500 kW dan PLTM (IPP) Hek II kapasitas 1500 kW tersebut, maka PLN dapat melakukan penghematan penggunaan BBM sebanyak 4.000.000 liter per tahun atau setara dengan nilai penghematan 40 miliar rupiah per tahun. Hal ini menjadi signifikan dalam upaya PLN menghemat kuota BBM dan menghemat subsidi yang diberikan oleh pemerintah, selain tentunya sebagai bagian dari tugas utama PLN melayani pertumbuhan penggunaan listrik di Sulawesi Tengah.

Direktur Operasi PLN Indonesia Timur, Vickner Sinaga, berharap agar PLTM yang baru diresmikan tersebut, dapat dijaga bersama oleh seluruh masyarakat yang ada di Tentena maupun Luwuk, karena aset PLTM ini bukanlah hanya milik PLN semata tapi juga milik masyarakat. “PLTM ini dibangun untuk kepentingan kita bersama, yaitu menyediakan listrik bagi seluruh masyarakat, dan kami berharap agar masyarakat mau ikut serta menjaga aset ini dan memanfaatkan listrik tidak sekedar untuk kebutuhan sehari-hari tapi juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat” ujar Vickner Sinaga.

“Setelah pengoperasian PLTM Sawidago 1, akan segera disusul dengan pembangunan PLTM Sawidago 3 (cascading), dengan kapasitas 500 kW. Untuk itu saya akan menugaskan PLN Pusharlis untuk segera mengerjakan PLTM Sawidago 3 dan saya targetkan selesai sebelum 25 Desember 2012, sehingga dapat menjadi kado Natal bagi masyarakat Tentena” lanjut Vickner.

Khusus untuk PLTM Sawidago I, merupakan hasil karya dari salah satu unit usaha milik PLN, yaitu PLN Pusharlis yang saat ini fokus dalam melakukan pengembangan teknologi turbin yang digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). “Kami berhasil mengerjakan pembangunan PLTM Sawidago dalam waktu 12 bulan dengan biaya 16 miliar rupiah. PLTM Sawidago 1 mampu menghasilkan listrik sebesar 500 kW untuk didistribusikan kepada pelanggan dan kami juga siap untuk melaksanakan pembangunan PLTM Sawidago 3 (cascading) sebagaimana yang ditugaskan DIROP PLN Indonesia Timur” jelas Budi Susanto, Kepala PLN Pusharlis.

Sumber Berita : www.pln.co.id