Tag

, , , , , , , , , , , , ,

Jakarta – Tingginya pertumbuhan penduduk di Indonesia membuat kebutuhan energi khususnya listrik semakin meningkat. Menteri ESDM Jero Wacik pesimistis kebutuhan listrik masyarakat bakal tercukupi dalam 20 tahun mendatang.

“Ingat catat kalimat saya, hingga umur kita saat ini yang 40 tahunan nanti pada saat umur-umur anda 75 atau 80 tahun atau 20 tahun lagi, kebutuhan listrik di Indonesia tidak akan pernah tercukupi,” kata Jero di Public Private Patnership For Power Plant di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (16/7/2012).

Pasalnya, kata Jero, kebutuhan listrik di Indonesia sulit terpenuhi lantaran tingginya pertumbuhan jumlah penduduk dan diikuti dengan tumbuhnya perekonomian Indonesia.

“Sehingga antara permintaan dan pasokan tidak akan pernah tercukupi berapapun kita pasok (listrik) tetap akan kalah dengan pertumbuhan ekonomi,” ujar Jero.

Belum lagi,untuk menyediakan listriknya sendiri terjadi banyak hambatan dan menyebabkan shortage (kekurangan) pasokan energi membuat penyediaan kebutuhan listrik akan semakin melambat.

“Ini saja dengan asumsi tidak ada gangguan seperti gardu meledak dan lainnya,” ucapnya.

Namun untuk dapat mengimbangi pertumbuhan penduduk dan ekonomi terhadap pasokan listrik ujar Jero tidak ada cara lain selain mempercepat pembangunan pembangkit listrik, membangun lebih banyak dan lebih murah.

“Segala regulasi yang menghambat harus dibereskan, agar pembangunan pembangkit listrik menjadi lebih mudah, yang penting asal bukan Kitab Suci, regulasi yang buat kita kalau menghambat kita ubah,” tegasnya.

Dan, untuk mempercepat pengadaan pasokan listrik dirinya siap memberikan ‘insentif’ kepada siapa saja yang ingin membangun pembangkit listrik yang menggunakan energi baru dan terbarukan.

“Terserah pakai apa yang peting energi baru dan terbarukan, bisa dengan geothermal, biomass, sampah kota, atau apapun, saya akan buat regulasinya dengan memberikan harga yang mahal, nanti pemerintah yang beli, agar swasta berbondong-bondong dan semangat menggarap listrik yang menggunakan energi baru dan terbarukan,” tandas Jero.
source : www.detik.com